Kuning india, atau juga dikenal sebagai euxantin atau euxantina, adalah zat pewarna kuning transparan yang digunakan sebagai pewarna cat minyak. Secara kimiawi, kuning india merupakan magnesium euxantat, garam magnesium asam euxantat. Zat ini memiliki warna kuning khas yang jernih, dalam dan luminescent. Warnanya lebih dalam dibandingkan gombage (zat pewarna) tetapi tidak sejernih kuning kadmium.Kuning india adalah glikosida, sebuah konjugat aglikona euxonton dengan asam glukuronik, yang membuat lebih mudahnya kromofor euxanton larut di dalam air.Kuning India dulunya dipakai para pelukis baik di dalam cat minyak maupun cat air. Karena ciri fluorescence-nya, zat pewarna ini berpenampakan sangat jelas dan terang dibawah sinar matahari. Zat ini kemungkinan dipakai pertama kali oleh pelukis-pelukis belanda. Dan sebelum akhir abad ke 18, pewarna ini dipakai secara luas oleh pelukis di seluruh eropa. Sejarah asal usul zat ini tidak diketahui sebelum penyelidikan pada tahun 1883, yang kemudian dipercaya berasal dari sari kencing sapi yang diberi pakan daun mangga dan air. Tetapi pada tahun 2004, Victoria Finlay menyanggah kesimpulan itu.