Coklat mumi, juga dikenal sebagai coklat Mesir atau Caput Mortuum, adalah pigmen bitumen coklat yang kaya dengan transparansi yang baik, berada di antara warna umber yang dibakar dan umber mentah. Pigmen ini dibuat dari daging mumi yang dicampur dengan pitch putih dan mur. Warna cokelat mumi sangat populer dari pertengahan abad ke-18 hingga abad ke-19. Namun, pasokan mumi yang segar berkurang, dan para seniman kurang puas dengan keawetan dan hasil akhir pigmen tersebut. Pada tahun 1915, permintaan menurun secara signifikan. Para pemasok berhenti menawarkannya pada pertengahan abad ke-20. Coklat mumi adalah salah satu warna favorit orang Pra-Raphael. Warna ini digunakan oleh banyak seniman, termasuk Eugene Delacroix, William Beechey, Edward Burne-Jones, Lawrence Alma-Tadema, dan Martin Drolling.